{"id":10942,"date":"2026-10-01T06:06:13","date_gmt":"2026-10-01T06:06:13","guid":{"rendered":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/?p=10942"},"modified":"2026-10-01T06:06:48","modified_gmt":"2026-10-01T06:06:48","slug":"pengembangan-paduan-almgfeni-sebagai-kandidat-material-cladding-bahan-bakar-nuklir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/pengembangan-paduan-almgfeni-sebagai-kandidat-material-cladding-bahan-bakar-nuklir\/","title":{"rendered":"Pengembangan Paduan AlMgFeNi sebagai Kandidat Material Cladding Bahan Bakar Nuklir"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Depok, 30 September 2026 \u2013 Departemen Fisika Universitas Indonesia telah menggelar sidang promosi doktor untuk Dr. M. Husna Al Hasa pada Selasa, 29 September 2026, di Aula Prof. Dr. G.A. Siwabessy. Melalui penelitiannya yang berjudul <em>\u201cFabrikasi dan Karakterisasi Paduan AlMgFeNi sebagai Kandidat Material Cladding Bahan Bakar Nuklir,\u201d<\/em> ia berfokus pada pengembangan paduan aluminium-magnesium-besi-nikel sebagai kandidat material <em>cladding<\/em> bahan bakar nuklir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyampaian promosi disertasi terbuka ini dilakukan secara bergiliran dengan teman seperjuangannya yakni Dr. Masrukan yang mempresentasikan penelitiannya yang berjudul \u201cStabilitas Fasa dan Ketahanan Korosi Paduan U-6Zr-Nb Untuk Aplikasi Bahan Bakar Nuklir : Pengaruh Komposisi Nb dan Kondisi Aerasi- Deaerasi&#8221; pada pukul 08.00 WIB.  Menginspirasinya, kedua promovendus ini berhasil meraih gelar doktor di usia 67 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr. M. Husna Al Hasa menyatakan bahwa aplikasi reaktor nuklir, material <em>cladding<\/em> memiliki peran penting dalam melindungi bahan bakar serta berinteraksi langsung dengan lingkungan reaktor. Oleh karena itu, material tersebut perlu memiliki kombinasi sifat mekanik, ketahanan korosi, konduktivitas termal, dan stabilitas mikrostruktur yang sesuai. Penelitian ini mengkaji pengaruh penambahan fero-nikel serta proses deformasi dan perlakuan panas terhadap karakteristik paduan AlMgFeNi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil penelitian yang dilakukannya juga menunjukkan bahwa penambahan fero-nikel pada paduan aluminium dapat meningkatkan kekerasan material. Namun, perlakuan panas pada temperatur tinggi menyebabkan penurunan kekerasan hingga mencapai 80,6 HV. Penurunan tersebut berkaitan dengan terjadinya proses <em>recovery<\/em>, rekristalisasi, dan pertumbuhan butir selama pemanasan. Proses tersebut mengurangi pengaruh dislokasi yang terbentuk akibat deformasi melalui proses <em>rolling<\/em>, sementara pertumbuhan butir mengurangi jumlah batas butir yang berperan sebagai penghambat pergerakan dislokasi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/physics.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSC_2839-1024x683.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-10947\" srcset=\"https:\/\/physics.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSC_2839-1024x683.webp 1024w, https:\/\/physics.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSC_2839-300x200.webp 300w, https:\/\/physics.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSC_2839-768x512.webp 768w, https:\/\/physics.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSC_2839-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/physics.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSC_2839-18x12.webp 18w, https:\/\/physics.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSC_2839-scaled.webp 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil sidang yudisium yang disampaikan oleh Dekan FMIPA UI, yaitu Prof. Dr. Tito Latif Indra, S.Si., M.Si. selaku ketua dari sidang promosi terbuka menyampaikan bahwa penelitian dengan judul \u201cFabrikasi dan Karakterisasi Paduan AlMgFeNi sebagai Kandidat Material Cladding Bahan Bakar Nuklir\u201d yang dilakukan oleh Dr. M. Husna Al Hasa dinyatakan summa cumlaude dengan nilai 3.97.  dan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Masrukan dengan judul \u201cStabilitas Fasa dan Ketahanan Korosi Paduan U-6Zr-Nb Untuk Aplikasi Bahan Bakar Nuklir : Pengaruh Komposisi Nb dan Kondisi Aerasi- Deaerasi&#8221; dinyatakan cumlaude dengan nilai 3.85.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara keseluruhan, Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan material berbasis aluminium untuk aplikasi teknologi nuklir, sekaligus memperkaya kajian mengenai hubungan antara proses fabrikasi, struktur mikro, tekstur kristal, dan sifat fungsional material. Pencapaian luar biasa ini membawa pesan berharga bagi kita di Departemen Fisika UI: bahwa semangat belajar dan mengabdi di dunia akademis tidak pernah dibatasi oleh usia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Depok, 30 September 2026 \u2013 Departemen Fisika Universitas Indonesia telah menggelar sidang promosi doktor untuk Dr. M. Husna Al Hasa pada Selasa, 29 September 2026, di Aula Prof. Dr. G.A. Siwabessy. Melalui penelitiannya yang berjudul \u201cFabrikasi dan Karakterisasi Paduan AlMgFeNi sebagai Kandidat Material Cladding Bahan Bakar Nuklir,\u201d ia berfokus pada pengembangan paduan aluminium-magnesium-besi-nikel sebagai kandidat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10946,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-10942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10942"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10942\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10949,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10942\/revisions\/10949"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}