{"id":9430,"date":"2018-10-03T02:37:00","date_gmt":"2018-10-03T02:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/?p=9430"},"modified":"2026-07-21T02:39:07","modified_gmt":"2026-07-21T02:39:07","slug":"rangkaian-gempa-di-palu-masih-terjadi-ini-penjelasan-ahli-geologi-fmipa-ui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/rangkaian-gempa-di-palu-masih-terjadi-ini-penjelasan-ahli-geologi-fmipa-ui\/","title":{"rendered":"Rangkaian Gempa di Palu Masih Terjadi, Ini Penjelasan Ahli Geologi FMIPA UI"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Gempa berkekuatan 7.4 SR berujung tsunami terjadi di Palu, Sulawesi Tengah pada Jum\u2019at (28\/9). Hingga hari ini Rabu (3\/10) rangkaian gempa masih terus terjadi mengiringi gempa utama meskipun kekuatannya relatif kecil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tercatat dalam data Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB), hingga hari ini pukul 07.00 WIB, terjadi 362 kali gempa bumi susulan pasca-gempa besar mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pekan lalu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Reza Syahputra, ahli geologi FMIPA UI mengungkapkan bahwa gempa susulan yang kerap terjadi pasca gempa besar merupakan proses stabilisasi yang normal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini, kata dia dikarenakan patahan batuan mencari keseimbangan. Karena patahan tersebut skalanya besar, maka terjadi stabilisasi untuk kembali ke kondisi normal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPosisi batuan kadang-kadang kalau posisinya belum pas, maka akan selalu mencari keseimbangannya, ini yang menimbulkan guncangan\u201d. ujar Reza.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Reza mencontohkan kejadian gempabumi di Lombok yang hingga beberapa waktu terakhir masih menyisakan gempa susulan yang relatif kecil guncangannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cArtinya apabila &nbsp;patahan batuan berskala besar ini sudah mengunci berarti sudah stabil, dan tidak terjadi guncangan\u201d. terangnya.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gempa berkekuatan 7.4 SR berujung tsunami terjadi di Palu, Sulawesi Tengah pada Jum\u2019at (28\/9). Hingga hari ini Rabu (3\/10) rangkaian gempa masih terus terjadi mengiringi gempa utama meskipun kekuatannya relatif kecil. Tercatat dalam data Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB), hingga hari ini pukul 07.00 WIB, terjadi 362 kali gempa bumi susulan pasca-gempa besar mengguncang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9438,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9430","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9430","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9430"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9430\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9439,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9430\/revisions\/9439"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9438"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9430"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9430"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/physics.sci-ui.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9430"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}