Magister Ilmu Material

Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia

Deskripsi

Program Magister Ilmu Material Universitas Indonesia adalah program pascasarjana berbasis riset yang dikembangkan di lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, salah satu pusat pendidikan dan penelitian sains terkemuka di Indonesia. Program ini dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan pemahaman lanjutan mengenai hubungan antara struktur, sifat, pemrosesan, dan kinerja material—mulai dari logam, keramik, polimer, komposit, material magnetik, hingga material elektronik dan material nano—serta mampu menelaah secara kritis perkembangan mutakhir ilmu dan teknologi material yang relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan nasional. Program ini memadukan landasan teori yang kuat dengan pengalaman riset intensif di laboratorium, sehingga mahasiswa tidak hanya menguasai konsep, tetapi juga terampil merancang, mensintesis, mengarakterisasi, dan mengevaluasi material untuk berbagai aplikasi, seperti energi, manufaktur, kesehatan, dan lingkungan.
Kurikulum disusun mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 8 untuk jenjang magister dan capaian pembelajaran yang direkomendasikan oleh Physical Society of Indonesia (PSI), sehingga kompetensi lulusan selaras dengan standar nasional dan komunitas ilmiah bidang Fisika dan Ilmu Material (Materials Science). Mutu penyelenggaraan program juga diakui melalui akreditasi internasional ASIIN di bidang Physical Technologies, Materials and Processes, serta akreditasi nasional Unggul dari LAMSAMA, yang menegaskan bahwa pendidikan dan riset di program ini memenuhi standar kualitas yang tinggi dan diakui di tingkat nasional maupun internasional.

Tujuan

  1. Menghasilkan Magister Ilmu Material yang mampu mengevaluasi secara kritis perkembangan terkini ilmu pengetahuan dan teknologi material.
  2. Menghasilkan Magister Ilmu Material yang mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah bidang ilmu material serta mampu menyusun solusi penyelesaian yang bertanggung jawab secara ilmiah melalui pendekatan multidisiplin dan bermanfaat bagi umat manusia
  3. Menghasilkan Magister Ilmu Material yang mampu mengelola, memimpin dan mengembangkan metode riset eksperimental dan/ atau pemodelan material yang memperhatikan etika, aspek keselamatan, lingkungan dan sosial ekonomi.

Strategi

Untuk mencapai tujuan program, Program Magister Ilmu Material menerapkan enam strategi utama:

  • Meningkatkan Keunggulan Akademik dan Kurikulum melalui pembaruan kurikulum berkelanjutan sesuai dengan perkembangan ilmu material, teknologi, dan industri.
  • Fostering a Research-Oriented Learning Environment by providing students with opportunities to engage in experimental and computational research supported by state-of-the-art facilities and advanced analytical tools.
  • Mendorong Kolaborasi Multidisiplin melalui kerja sama lintas disiplin dan institusi riset terkemuka menjawab tantangan ilmiah dan teknologi yang kompleks.
  • Upholding Ethics and Responsible Research by integrating research integrity, safety, environmental stewardship, and socioeconomic considerations throughout academic and research activities.
  • Memperkuat Keterlibatan dengan Industri dan Masyarakat melalui kemitraan strategis guna meningkatkan relevansi serta dampak pembelajaran dan penelitian.
  • Mengembangkan Peneliti dan Profesional Unggul melalui penguatan kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, dan pemecahan masalah untuk berkontribusi di bidang akademik, industri, dan masyarakat.

Lulusan Program Magister Ilmu Material Universitas Indonesia adalah praktisi dan peneliti muda yang mampu memahami keterkaitan antara struktur, sifat, proses, dan kinerja berbagai material, serta menelaah secara kritis perkembangan terbaru di bidang ilmu dan teknologi material. Mereka terlatih merancang dan melaksanakan penelitian eksperimental maupun pemodelan dengan menjunjung tinggi etika akademik, menganalisis data secara teliti, dan menyusun kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Dalam menghadapi persoalan nyata di bidang material, lulusan mampu mengidentifikasi masalah, menyusun solusi yang logis dan berbasis data, serta mempertimbangkan aspek keselamatan, lingkungan, dan dampak sosial ekonomi. Mereka memiliki kemampuan untuk merancang material baru, metode pemrosesan, ataupun teknik analisis material yang inovatif, yang bermanfaat bagi pengembangan industri dan masyarakat.

Lulusan juga siap bekerja dalam tim multidisiplin, berkolaborasi dan berkomunikasi secara efektif dalam konteks nasional maupun internasional, baik di lingkungan akademik, lembaga riset, maupun industri. Dengan profil tersebut, alumni Magister Ilmu Material UI diharapkan berkarier sebagai ilmuwan, peneliti, dosen, entrepreneur, ataupun profesional industri yang kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

  1. Mampu memahami secara terpadu tentang struktur, sifat, pemrosesan, dan kinerja sistem material, mampu menelaah secara kritis perkembangan terkini ilmu pengetahuan dan teknologi material. (Sub 1, Sub 3, Sub 6) (Sub 1, Sub 3, Sub 6)
  2. Mampu merancang dan melaksanakan metode riset eksperimental dan pemodelan matematika yang bertanggung jawab secara etika akademik, menganalisis data secara kritis dan sistematis serta menarik kesimpulan. 
  3. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah bidang ilmu material serta mampu menyusun solusi penyelesaian yang bertanggung jawab secara ilmiah, dengan memperhatikan etika, lingkungan dan sosial ekonomi.
  4. Mampu membuat dan merancang material, metode pemrosesan dan teknik analisis material yang baru dan inovasi produk material dengan memperhatikan nilai humaniora yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu material, industri dan masyarakat umumnya.
  5. Mampu menerapkan konsep ilmu material dalam pemecahan masalah aplikasi industri material yang kompleks melalui pendekatan multidisipliner yang memperhatikan aspek keselamatan, sosial dan etika.
  6.  

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui satu pintu di situs resmi penerimaan.ui.ac.id penerimaan.ui.ac.id.

UI membuka penerimaan mahasiswa pascasarjana sebanyak 2-3 kali dalam setahun:

  • Semester Gasal (Ganjil): Gelombang 1 (Februari - Maret) dan Gelombang 2 (Mei - Juni).
  • Semester Genap: Gelombang 3 (Oktober - November).

Persyaratan Pendaftaran Program Studi S2 Ilmu Material Jalur SIMAK

  1. Latar Belakang Pendidikan: Lulusan S1 dari rumpun ilmu sejenis (Fisika, Kimia, Teknik Material, Teknik Kimia, Teknik Mesin, atau jurusan sains/teknik relevan lainnya).
  2. Persyaratan IPK:
    • Minimal 2,75 (skala 4.00) bagi lulusan PTN atau PTS dengan akreditasi unggul.
    • Minimal 3,00 bagi lulusan dari institusi dengan akreditasi lainnya.
  3. Dokumen Tambahan: Ijazah, transkrip nilai legalisir, dan surat rekomendasi (biasanya dari dosen pembimbing S1 atau atasan kerja).
  4. Lulus seleksi SIMAK UI
  5. Jalur kuliah-riset: diwajibkan mengikuti matrikulasi bagi calon mahasiswa yang dianggap perlu penyetaraan
  6. Jalur riset: (informasi jalur riset dapat dilihat di www.sci.ui.ac.id). www.sci.ui.ac.id. pendaftar wajib :
    a. memiliki pengalaman riset yang dibuktikan dengan menjadi salah satu penulis artikel ilmiah yang diterbitkan secara nasional/internasional
    b. lulus wawancara rencana riset, yang dilaksanakan setelah ujian SIMAK.
    c. bagi yang tidak lulus persyaratan a-b, maka akan disarankan untuk mengikuti jalur kuliah-riset.
  7. Perkuliahan dilaksanakan:
    a. Kelas Reguler Senin -- Jumat di Kampus UI Depok
    b. Kelas Nonreguler diatur prodi terkait.

LPDP Scholarship

LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan):

  • Cakupan: Komponen pendanaan sangat lengkap (biaya kuliah penuh, uang saku bulanan, dana buku, dana riset tesis/disertasi, seminar internasional, hingga dana darurat).
  • Priority Areas: STEM (Science, Technology, Engineering, and MathematicsPrioritas: Rumpun STEM (Science, Technology, Engineering, and Math)—khususnya bidang material maju, manufaktur, dan energi baru terbarukan—selalu menjadi prioritas utama pembangunan nasional di LPDP.

BPI Scholarship

BPI (Beasiswa Pendidikan Indonesia):

  • Cakupan: Serupa dengan LPDP, dikelola oleh Kemendikbudristek.
  • Kategori: Tersedia jalur khusus untuk calon dosen (beasiswa pendidik), pelaku budaya, atau alumni S1/S2 berprestasi yang ingin melanjutkan studi linear.

PMDSU (Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul):

  • Skema: Jalur cepat (fast-track) khusus lulusan S1 baru (fresh graduate) untuk langsung kuliah S2 sekaligus S3 dan lulus dalam waktu 4 tahun.
  • Kelebihan: Dibiayai penuh dan langsung ditempatkan di bawah bimbingan Promotor (Guru Besar/Doktor) di UI yang memiliki rekam jejak riset internasional. Riset mengenai nanomaterial, material konversi energi, dan polimer rutin mendapatkan kuota PMDSU di FMIPA FT UI.

Degree by Research (DBR) - Kerja Sama BRIN:

  • Skema: UI membuka jalur pendaftaran Pascasarjana Berbasis Riset yang berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dana Abadi UI & Mitra Industri

UI secara berkala menyalurkan beasiswa dari donatur korporasi (seperti Hana Bank, Low Tuck Kwong - Purnomo Yusgiantoro Center, Jardine Cycle & Carriage, dll.) melalui sistem satu pintu di situs resmi beasiswa.ui.ac.id setelah Anda resmi terdaftar sebagai mahasiswa. beasiswa.ui.ac.id after the applicant has officially enrolled as a UI student.

Skema Asisten Riset (Research Assistant / RA) via Hibah Dosen

Banyak profesor di Fisika FMIPA memegang proyek riset bernilai besar dari hibah internal UI atau dana nasional.

Program Magister Ilmu Material diselenggarakan dalam dua semester per tahun akademik, di mana satu periode biasanya mencakup 16 minggu kegiatan pendidikan. Untuk menimbang beban mata kuliah yang ditawarkan dalam satu periode, UI menggunakan sistem satuan kredit yang dikenal sebagai “SKS.” Satu SKS setara dengan kuliah selama 1 jam (50 menit) yang diikuti oleh 60 menit kegiatan belajar terstruktur (misalnya, tugas) dan 60 menit kegiatan belajar mandiri per minggu.

Jalur Perkuliahan

Program Magister Ilmu Material diselenggarakan dalam dua semester per tahun akademik, di mana satu periode biasanya mencakup 16 minggu kegiatan pendidikan. Kurikulum MPMat saat ini disusun menggunakan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), program per mata kuliah. Kurikulum dibuat untuk menghasilkan para profesional atau pakar di bidang akademik/penelitian, industri, dan perusahaan multinasional lainnya. Lulusan dari jalur ini dapat belajar dan beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan kerja industri dan memecahkan masalah di area kerja mereka dengan menerapkan ilmu material dan pemikiran ilmiah. Modul-modul dirancang untuk memastikan siswa mencapai kompetensi yang dimaksudkan, dikategorikan sebagai modul wajib dan pilihan, terutama untuk program per mata kuliah. Selama semester 1 dan 2, siswa mengambil modul wajib dan pilihan tentang konsep dasar ilmu material dan penerapannya untuk melakukan penelitian di semester 3 dan 4.

Kurikulum ini dibuat untuk menghasilkan para profesional atau ahli dalam bidang akademik/penelitian, industri, dan perusahaan multinasional lainnya. Lulusan dari jalur ini mampu belajar dan beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan kerja industri dan memecahkan masalah di area kerja mereka dengan menerapkan ilmu material dan pemikiran ilmiah. Modul-modul dalam program ini dirancang untuk memastikan mahasiswa mencapai kompetensi yang dimaksudkan, dikategorikan sebagai modul wajib dan pilihan, terutama untuk program per-kursus. Selama semester 1 dan 2, mahasiswa mengambil modul wajib dan pilihan pada konsep dasar ilmu material dan penerapannya untuk melakukan penelitian di semester 3 dan 4. Modul wajib di semester 1 (Struktur Material, Sifat dan Kinerja Material, Termodinamika dan Kinetik serta Karakterisasi Material dan Analisis Material) disediakan untuk meningkatkan pengetahuan dasar mahasiswa tentang ilmu material. Pada semester 3, mahasiswa dapat menghadiri forum internasional dan menerbitkan artikel mereka dalam prosiding yang diindeks oleh Scopus. Mahasiswa juga dapat mempublikasikan karya tulisnya di jurnal nasional dengan peringkat Sinta minimal 2. Artikel dapat dibuat sebagai bagian dari penelitian atau hasil kerja sama dengan dosen. Pada semester 4, mahasiswa melakukan metodologi penelitian lengkap mulai dari telaah pustaka, proposal, eksperimen, dan penulisan.

Jalur Penelitian

Struktur kurikulum Program Penelitian terdiri dari tujuh (7) modul: Tinjauan Pustaka 1 dan 2, Proposal Penelitian, Hasil Kemajuan, Publikasi Ilmiah 1 dan 2, dan Tesis. Struktur Kurikulum Berbasis Penelitian dirancang untuk mengakomodasi kompetensi dasar yang kuat dalam melakukan penelitian di bidang terkait. Program ini memfasilitasi para peneliti dari lembaga penelitian untuk dapat membuat dan melaksanakan penelitian di bidang dan penerapannya.