DEPOK, 25 Juni 2026 — Penelitian terbaru oleh doktor Fisika Material FMIPA UI ini mengembangkan inovasi material terbaru. Dalam riset yang dilakukan oleh Septian Rahmat Adnan berhasil mengembangkan dan mengoptimalkan film komposit PVDF/BaTiO₃/HAp yang memiliki potensi besar untuk diaplikasikan pada perangkat penyimpan energi (energy storage devices).
Keunikan penelitian ini terletak pada pemanfaatan hidroksiapatit (HAp) yang disintesis dari limbah tulang sapi sebagai salah satu komponen utama material komposit. Pendekatan tersebut tidak hanya memberikan nilai tambah pada limbah biomaterial, tetapi juga menghadirkan solusi material yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan efisien untuk mendukung pengembangan teknologi penyimpanan energi di masa depan.
Melalui proses optimasi, penelitian yang dibuat oleh septian ini menemukan bahwa penggunaan spin coating pada kecepatan 4.000 rpm serta proses ball milling selama 4 jam menghasilkan film komposit dengan permukaan yang lebih homogen dan tingkat kekasaran yang optimal untuk proses deposisi elektroda.
Selain menghasilkan material baru, penelitian ini juga menawarkan metode pembuatan yang belum banyak diterapkan pada pengembangan material kapasitor. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan untuk menghasilkan komponen elektronik dengan kinerja yang lebih baik.
“Harapannya, penelitian ini dapat menjadi pijakan dalam pengembangan material untuk komponen elektronik generasi berikutnya yang berkinerja tinggi, ramah lingkungan lingkungan, berbiaya murah dan mendukung kebutuhan teknologi modern,” kata Septian.
Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan material komposit berbasis polimer–keramik dengan karakteristik dielektrik yang unggul. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan material fungsional untuk berbagai aplikasi di bidang elektronik, sensor, kapasitor, dan teknologi penyimpanan energi di masa depan.