Depok, 10 Juli 2026 – Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Frilla Renty Tama Saputra saat sidang promosi terbuka di Aula Prof. Dr. G. A. Siwabessy, FMIPA UI mengkaji karakteristik respons tapak di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, melalui integrasi berbagai metode geofisika, meliputi Horizontal-to-Vertical Spectral Ratio (HVSR), inversi kecepatan gelombang geser (Vs), interpretasi data gravitasi, serta pemodelan statistik menggunakan Generalized Additive Model (GAM). Hasil penelitian yang dilakukannya juga menunjukkan bahwa wilayah Kalibening memiliki karakteristik respons tapak yang berbeda antara domain cekungan dan domain perbukitan. Wilayah cekungan didominasi oleh lapisan sedimen yang lebih lunak dan tebal sehingga memiliki karakteristik respons yang berbeda dibandingkan wilayah perbukitan yang lebih heterogen. Perbedaan kondisi geologi ini menyebabkan setiap wilayah memberikan respons yang berbeda terhadap guncangan gempa, sehingga tidak dapat dijelaskan menggunakan satu parameter atau satu mekanisme saja.

Penelitian yang di lakukan Dr. Frilla Renty Tama Saputra juga mengungkap bahwa pola kerusakan akibat Gempa Kalibening 2018 tidak hanya dipengaruhi oleh jarak terhadap sumber gempa atau klasifikasi tapak berdasarkan nilai Vs30, tetapi juga oleh kondisi geologi lokal, seperti keberadaan lapisan pelapukan, kontras impedansi, heterogenitas bawah permukaan, kondisi lereng, dan efek topografi. Oleh karena itu, evaluasi potensi bahaya gempa memerlukan pendekatan yang lebih menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai karakteristik geologi dan geofisika secara bersamaan.
Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan pemahaman mengenai efek tapak (site effect) pada wilayah transisi cekungan–perbukitan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam penyusunan peta mikrozonasi seismik, pengembangan mitigasi risiko gempa bumi, serta perencanaan pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh terhadap bencana, khususnya di wilayah dengan kondisi geologi yang kompleks seperti Kecamatan Kalibening.